Antara kuantitas vs kualitas

Dunia ini penuh dengan pola. Dan pola yang sama bisa terjadi di mana saja. Seperti halnya di dunia #sandangpangan.

everywhere
everywhere

Barusan baca komen di charlesngo.com dan nemu quote ini:

Screen Shot 2015-01-08 at 10.31.46 AM

Dalam hati langsung bilang “So true!

Saya pernah menyaksikan dalam 3 tempat yang berbeda.

#1 Banned akun Adsense
Dengan semakin banyak yang ikut program ini, tentu saja Google akan semakin “jual mahal“. Makin banyak peraturan ini dan itu untuk menjaga kualitas layanan. Karena banyak yang abuse, akhirnya Google melakukan bersih – bersih akun bermasalah. Tak jarang yang main aman pun kena garuk.

#2 Banned akun Amazon Affiliate
Karena akun Adsense sudah pada tumbang akhirnya berbondong-bondong bermain Amazon Affiliate ini. Pola yang sama berulang di sini. Dan akhirnya sudah bisa ditebak.

#3 Banned akun Google Play
Awalnya di sini nyaman dan enak buat nyari #sandangpangan. Kemudian makin banyak yang tahu dan orang mulai melakukan “scaling“. Mengabuse Google Play dengan aplikasi kualitas rendah dalam jumlah besar. Google tentu saja tak mau lapaknya jadi kumpulan sampah dan akhirnya terjadi bersih – bersih akun.

Beberapa kali bareng koh Afit diskusi tentang hal ini. Di antara dua pilihan untuk bermain dengan kualitas atau kuantitas. Quotenya yang terkenal kurang lebih begini:

Wis wayahe dilereni le nandur gedhang. Arep tekan kapan? Saiki wektune mulai mikirke gawe asset sing jangka panjang.

Saya pun cuma bisa manggut-manggut sambil mulai mikir bikin asset jangka panjang. Mikir dulu aja. Ngerjainnya entah kapan hahaha.

*BRB kulak domain sak rit*

13 thoughts on “Antara kuantitas vs kualitas”

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.