Salah satu hal yang paling memilukan di dunia adalah penolakan

Begini ceritanya…

Ban belakang motor saya terkena paku. Akhirnya saya gledheg motor saya ke tukang tambal ban terdekat. Sang tukang tambal ban tak mau menambal ketika melihat motor saya tanpa standar tengah. Yasudah sayapun melanjutkan perjalanan ke tukang berikutnya. Hal yang sama terjadi sampai di tiga tempat.

Karena sudah jeleh ditolak akhirnya motor saya tinggal di kantor Maliome. Rencana saya memasang standar tengah dulu baru ditambalkan.

Hari berikutnya saya pasang standar tengah dibantuin bapak @gojeg dan Baba @rasarab.

motor-nglekar

Hari ini motor saya ambil. Rencananya mau saya tambalkan karena sudah ada standar tengahnya. Saya gledheg lagi menyusuri jalan yang ada tukang tambal bannya. Kemudian hal yang memilukan terjadi. Tukang tambal ban tetap tak mau nggarap motor saya karena ban belakangnya besar dan malah #surhat “Wah sedino iki bar diajar ban gedhe terus aku mas“.

Waa #paet..

Mikir mikir sambil jalan akhirnya keinget ada SiTepat. Tempat ganti ban dengan peralatan lengkap sudah pake mesin press. Sa langsung nepi dan buka Foursquare. Wakk lokasi terdekat ada di Jl. Kusumanegara sedangkan saya masih di Wirobrajan. Wuasyem :))

Di TKP masnya langsung sigap nggarap. Akhirnya kelar juga walaupun velg rada peyang gegara digledheg.

sitepat

Moral of the story:
Jangan terlalu berharap sama tukang tambal ban. Nanti kamu bisa patah hati.

7 persiapan sebelum install ulang komputer

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan install ulang atau upgrade komputer.

MacBook Pro

#Pilih waktu yang tepat
Pastikan ketika waktu longgar. Bukan saat deadline. Setup environment setelah install ulang kadan membutuhkan waktu yang lama.

#Backup data
Sangat disarankan untuk membackup data sebelum install ulang. Kegagalan install atau upgrade beresiko mengisolasi data kita di dalam sistem. Ada kalanya butuh format harddisk seperti ketika upgrade filesystem. apalagi ketika data pekerjaan dan sistem operasi jadi satu partisi.

#Buat checklist
Buat daftar file yang harus dibackup. Pastikan menyeluruh dan jangan ada yang terlewat. Beri jeda waktu antara membuat checklist dan eksekusi. Ini akan membantu mengingat bila ada file yang terlewat. Yang biasanya kelupaan untuk dibackup adalah database mysql. Karena posisinya tidak berupa file / folder.

image

#Rapikan file
Rapikan file / folder sekalian. Hapus file yang tidak penting. Ini akan membuat file lebih terorganisasi dengan baik. Proses backup jadi lebih cepat karena total file lebih sedikit.

#Master program
Hapus juga master master program yang sering update seperti Chrome, Firefox. Master yang lebih baru bisa didownload lagi.

#Periksa kndisi harddisk external
Periksa kesehatan HDD external yang akan digunakan untuk membackup data. Kalau di mac bisa menggunakan Disk Utility. Pilih drive > Verify Disk.

verify-disk

#Copy vs cut
Ketika proses backup usahakan untuk mengcopy saja. Ketika gagal di tengah jalan bisa diulang dengan tenang. Kalau dengan cut dan gagal di tengah jalan kita kadang butuh proses merge folder. Proses ini bisa menimpah folder dengan data yang tidak utuh.

#Verifikasi data
Lakukan verifikasi data setelah proses backup selesai. Cek satu satu. Pernah suatu ketika melakukan backup dengan zip. Ketika dikstrak ternyata file zip korup. Jangan sampai ini terjadi pada data penting.

#Cara yang lebih kekinian
Kalau mempunyai koneksi internet yang melimpah bisa membackup data di cloud. Salah satu layanan penyedianya adalah Dropbox. Kopi semua file penting ke dalam folder dropbox. Tunggu sampai sinkronisasai selesai dan install ulang bisa segera dimulai. Data bisa ditarik kembali ketika proses instalasi selesai.

dropbox-plan

Untuk yang versi gratis bisa dapat space sampai 2 GB. Mayan kalau datanya text cukup lah.

Stay safe dan selamat menikmati OS baru.

Antara kuantitas vs kualitas

Dunia ini penuh dengan pola. Dan pola yang sama bisa terjadi di mana saja. Seperti halnya di dunia #sandangpangan.

everywhere
everywhere

Barusan baca komen di charlesngo.com dan nemu quote ini:

Screen Shot 2015-01-08 at 10.31.46 AM

Dalam hati langsung bilang “So true!

Saya pernah menyaksikan dalam 3 tempat yang berbeda.

#1 Banned akun Adsense
Dengan semakin banyak yang ikut program ini, tentu saja Google akan semakin “jual mahal“. Makin banyak peraturan ini dan itu untuk menjaga¬†kualitas layanan. Karena banyak yang abuse, akhirnya Google melakukan bersih – bersih akun bermasalah. Tak jarang yang main aman pun kena garuk.

#2 Banned akun Amazon Affiliate
Karena akun Adsense sudah pada tumbang akhirnya berbondong-bondong bermain Amazon Affiliate ini. Pola yang sama berulang di sini. Dan akhirnya sudah bisa ditebak.

#3 Banned akun Google Play
Awalnya di sini nyaman dan enak buat nyari #sandangpangan. Kemudian makin banyak yang tahu dan orang mulai melakukan “scaling“. Mengabuse Google Play dengan aplikasi kualitas rendah dalam jumlah besar. Google tentu saja tak mau lapaknya jadi kumpulan sampah dan akhirnya terjadi bersih – bersih akun.

Beberapa kali bareng koh Afit diskusi tentang hal ini. Di antara dua pilihan untuk bermain dengan kualitas atau kuantitas. Quotenya yang terkenal kurang lebih begini:

Wis wayahe dilereni le nandur gedhang. Arep tekan kapan? Saiki wektune mulai mikirke gawe asset sing jangka panjang.

Saya pun cuma bisa manggut-manggut sambil mulai mikir bikin asset jangka panjang. Mikir dulu aja. Ngerjainnya entah kapan hahaha.

*BRB kulak domain sak rit*

Dua macam masalah keuangan di dunia

Mungkin diantara kita pernah mendengar keluhan tentang bagaimana menenuhi kebutuhan esok hari. Sedangkan jumlah uang yang dipunyai tak mencukupi.

Wah sasi ngarep bayaran sekolah je rung ana jagan. Mbuh lah dipikir karo mlaku.

Mungkin juga pernah baca baca berita di Tempo tentang keluhan Jack Ma, Bos Alibaba berikut:

Akhirnya, membelanjakan uang lebih sulit ketimbang mencarinya,” ujar Ma.

Jack Ma
Image: Businessweek

Seperti kata Robert T. Kiyosaki bahwa masalah keuangan di dunia ini ada dua macam:

#1 Kekurangan uang
#2 Kelebihan uang

Kamu akan memilih masalah yang mana?